Minggu, Mei 22, 2011

cacing tambang (Ancylostoma duodenale)


Hierarki taksonomi cacing tambang
Kingdom :Animalia
Phylum :Nematoda
Classis :Secernetea
Ordo :Strongylida
Familia :Ancylostomatidae
Genus :Ancylostoma
Species :Ancylostoma duodenale


Ancylostoma duodenale merupakan cacing berwarna merah yang memiliki sepasang gigi dari kitin pada bagian anterior. Ancylostoma duodenale dewasa memiliki bentuk berbentuk seperti huruf C atau S. Cacing dewasa berbentuk kecil dan silindris. Cacing jantan berukuran 5–11 mm x 0,3–0,45 mm, sedangkan cacing betina 9–13 mm x 0,35–0,6 mm. Cacing betina mempunyai panjang sekitar 1 cm, sedangkan cacing jantan memiliki panjang sekitar 0,8 cm. Setiap ekor Ancylostoma duodenale betina dapat menghasilkan 10.000–20.000 telur setiap harinya.

Ancylostoma duodenale ditemukan pada usus halus manusia, primata tingkat rendah dan kadang-kadang pada babi.

Infeksi cacing tambang menyebabkan anemia hipokrom micrositer dan menimbulkan eosinofilia, Selain itu, Ancylostoma duodenale dapat menyebabkan membran mukosa pucat dan lemah. Terjadi penyumbatan usus akibat infeksi saluran usus dan apabila berkelanjutan bisa terjadi kematian.
Zie. L.